
Divisi Human Resource Development (HRD) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan stabilitas perusahaan. Untuk menjalankan fungsinya secara optimal, HRD perlu memiliki program kerja yang terencana, terukur, dan relevan dengan kebutuhan organisasi.
Program kerja HRD bukan hanya formalitas, tapi menjadi panduan utama dalam menjalankan berbagai aktivitas strategis, mulai dari rekrutmen hingga pengembangan karyawan.
Berikut adalah panduan menyusun program kerja HRD yang efektif, lengkap dengan contoh aplikasinya.
Pahami Visi, Misi, Dan Target Bisnis Perusahaan
Langkah awal menyusun program kerja HRD adalah memahami arah bisnis perusahaan.
Apa visi dan misi perusahaan? Apa target tahunan dari manajemen? Apakah perusahaan fokus pada ekspansi, efisiensi, atau inovasi?
Dengan memahami konteks ini, HRD bisa menyusun program kerja yang benar-benar mendukung kebutuhan bisnis.
Contoh: Jika perusahaan ingin ekspansi ke lima kota baru, maka HRD perlu menyiapkan program rekrutmen massal, pelatihan onboarding, dan pembentukan tim HR lokal.
Lakukan Evaluasi Kinerja HRD Tahun Sebelumnya
Sebelum membuat rencana baru, penting untuk melihat hasil kerja tahun sebelumnya.
Apa saja program yang berhasil? Apa yang tidak tercapai? Apa penyebabnya? Evaluasi ini akan menjadi dasar untuk melakukan perbaikan dan menetapkan prioritas baru.
Libatkan tim HR dalam sesi refleksi agar program kerja tahun berikutnya tidak mengulang kesalahan yang sama.
Contoh: Jika program pelatihan tahun lalu kurang diminati, maka tahun ini HRD bisa membuat pelatihan yang lebih praktis dan berbasis kebutuhan riil divisi.
Tentukan Pilar Program Kerja HRD
Setelah memahami kebutuhan bisnis dan mengevaluasi kinerja sebelumnya, HRD perlu menentukan pilar utama dari program kerja.
Pilar ini bisa bervariasi tergantung fokus perusahaan. Namun secara umum, berikut beberapa pilar yang umum digunakan:
- Rekrutmen dan seleksi
- Pelatihan dan pengembangan
- Manajemen kinerja
- Retensi dan employee engagement
- Administrasi dan kepatuhan ketenagakerjaan
Setiap pilar ini perlu memiliki program khusus dengan tujuan dan indikator keberhasilan yang jelas.
Buat Rencana Aksi Dengan Target Dan Timeline
Setelah pilar ditentukan, langkah selanjutnya adalah menyusun rencana aksi konkret.
Setiap program harus dijabarkan ke dalam aktivitas spesifik, siapa penanggung jawabnya, kapan dilaksanakan, serta apa indikator keberhasilannya.
Gunakan format tabel program kerja agar mudah dibaca dan dipantau.
Contoh rencana program kerja HRD:
| Pilar | Nama Program | Waktu | Target Utama | PIC |
|---|---|---|---|---|
| Rekrutmen | Rekrutmen Staff Baru | Jan–Mar | 10 orang staff terpilih | Tim HRD |
| Pelatihan | Soft Skill Training Series | Apr–Okt | 6 sesi pelatihan diikuti 90% karyawan | HR Trainer |
| Manajemen Kinerja | Review KPI Tengah Tahun | Juli | Semua departemen evaluasi KPI | HRBP |
| Retensi | Survei Kepuasan Karyawan | November | Partisipasi minimal 80% karyawan | HR Admin |
Libatkan Pimpinan Dan Koordinasi Lintas Departemen
Program kerja HRD tidak bisa disusun dalam ruang tertutup.
Koordinasi dengan para kepala departemen sangat penting untuk memahami kebutuhan SDM di setiap divisi.
HRD juga perlu mendapat dukungan dari level manajemen puncak agar program yang dirancang bisa dijalankan tanpa hambatan.
Libatkan pimpinan sejak tahap perencanaan agar mereka merasa menjadi bagian dari proses, bukan hanya penerima kebijakan.
Contoh: Saat menyusun program pelatihan, minta masukan dari divisi operasional agar materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan kerja di lapangan.
Kesimpulan
Menyusun program kerja HRD bukan sekadar rutinitas administratif, tapi langkah strategis untuk memastikan SDM berkembang selaras dengan arah bisnis.
Dengan memahami visi perusahaan, mengevaluasi program sebelumnya, menyusun pilar utama, dan menetapkan target yang jelas, HRD bisa menciptakan program kerja yang relevan dan berdampak nyata.
Contoh-contoh rencana kerja juga membantu HRD tetap fokus dan terstruktur sepanjang tahun.
HRD yang memiliki program kerja terarah akan lebih mudah mendapat dukungan manajemen, menciptakan pengalaman kerja yang positif bagi karyawan, dan berkontribusi langsung terhadap pencapaian tujuan organisasi.
Cara Rumuskan Tabel Salary Grading. Download sekarang juga disini !!



