
Banyak pemilik bisnis dan HR masih salah kaprah soal upah minimum kota (UMK). Padahal, memahami dan menerapkan UMK dengan benar bukan hanya soal kepatuhan hukum, tapi juga strategi menjaga motivasi dan retensi karyawan.
UMK adalah batas upah terendah yang wajib dibayar perusahaan kepada pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Pemerintah menetapkan UMK setiap tahun berdasarkan kondisi ekonomi daerah dan tingkat inflasi.
Bila perusahaan membayar di bawah UMK, risikonya bukan sekadar denda administratif, tapi juga citra buruk di mata publik dan karyawan. Karena itu, memahami cara menghitung dan menetapkan UMK secara tepat menjadi keterampilan penting bagi praktisi HR dan pemilik usaha.
Continue reading